Israel Tolak Membuka Masjid Ibrahimi Sepenuhnya bagi Muslim Saat Idulfitri
TRANSFORMASINUSA.COM | Kementerian Wakaf dan Urusan Keagamaan Palestina mengungkapkan, Israel menolak membuka seluruh area Masjid Ibrahimi di Kota Hebron, selatan Tepi Barat, bagi umat Muslim dalam perayaan Idulfitri.
Menteri Wakaf dan Urusan Keagamaan Palestina, Muhammad Mustafa Najm, dalam pernyataannya pada Sabtu (6/4), menegaskan bahwa pasukan pendudukan Israel tidak mengizinkan umat Muslim mengakses seluruh bagian masjid yang suci bagi mereka.
Najm menjelaskan bahwa ini adalah keenam kalinya sejak awal Ramadan Israel melarang pembukaan penuh masjid, sebuah tindakan yang disebutnya sebagai pelanggaran serius terhadap kesucian Masjid Ibrahimi dan provokasi terhadap umat Islam. Ia menambahkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya Israel untuk menguasai tempat suci tersebut dan mengubahnya menjadi sinagoga Yahudi.
Ia menyerukan kepada warga Hebron untuk datang dan memenuhi Masjid Ibrahimi saat salat Subuh dan salat Idulfitri sebagai bentuk perlawanan terhadap kebijakan Israel.
Sebelumnya, Israel juga menolak membuka masjid ini secara penuh bagi Muslim pada hari Jumat dan malam 27 Ramadan.
Setelah pembantaian yang dilakukan oleh seorang pemukim Yahudi pada tahun 1994, yang menyebabkan 29 jamaah Palestina syahid, Israel membagi Masjid Ibrahimi, memberikan 63% bagi pemukim Yahudi—termasuk ruang muazin—sementara umat Islam hanya mendapatkan 37%.
Berdasarkan keputusan komite penyelidikan Israel saat itu, masjid hanya boleh dibuka sepenuhnya untuk umat Muslim selama 10 hari dalam setahun, seperti hari Jumat di bulan Ramadan, malam Lailatul Qadar, Idulfitri, Iduladha, malam Isra Mikraj, Maulid Nabi, dan Tahun Baru Islam. Sebaliknya, Israel memberikan akses penuh bagi pemukim Yahudi selama 10 hari dalam perayaan keagamaan mereka.
Masjid Ibrahimi terletak di kawasan Kota Tua Hebron yang berada di bawah kendali Israel. Di daerah ini, sekitar 400 pemukim Yahudi tinggal dengan perlindungan sekitar 1.500 tentara Israel.
Sumber: Anadolu Agency
Posting Komentar